Cuti Tahunan dan Cuti Sakit: Hak Dasar Pekerja yang Sering Terlewat
Oleh Tim Redaksi TemanLegal · 4 Juni 2026 · 7 menit baca
Ringkasan hak cuti tahunan setelah 12 bulan kerja, serta perbedaan cuti sakit dan izin lainnya.
Cuti bukan “kebaikan atasan”, melainkan hak normatif pekerja. Perselisihan cuti biasanya terjadi karena aturan internal tidak dibaca sejak awal.
Hak cuti tahunan
Pekerja yang telah bekerja 12 bulan terus-menerus berhak atas cuti tahunan paling sedikit 12 hari kerja. Ketentuan teknis biasanya dijabarkan di peraturan perusahaan atau PKB.
Cuti sakit berbeda dari cuti tahunan
Ketika pekerja sakit dengan bukti medis yang memadai, absensi tidak bisa dipotong seperti cuti tahunan biasa. Mekanisme pembayaran upah saat sakit mengikuti aturan ketenagakerjaan.
Tips praktis
- Ajukan cuti tertulis dan simpan bukti persetujuan.
- Simpan surat dokter bila cuti karena sakit.
- Periksa apakah ada kebijakan carry-over cuti tahunan.
Ada pertanyaan tentang topik ini?
Ceritakan situasinya di Teman Legal — jawaban berdasarkan aturan resmi, gratis 10x per hari.
Artikel terkait
Lihat semua artikel1 Mei 2026
6 Mei 2026
7 Mei 2026